TerasIndonesiaNews.com — Pontianak, Kalimantan Barat | Minggu, 04 Oktober 2026
Warga dan pengguna jalan di sekitar kawasan Tol Siantan menuju Jalan Sultan Hamid 2 mengeluhkan maraknya aktivitas anak-anak dan remaja di malam hari yang berpotensi membahayakan keselamatan umum. Aparat penegak hukum serta instansi terkait diminta segera turun tangan dan mengambil tindakan preventif sebelum jatuh korban.
Berdasarkan aduan warga setempat, kerumunan remaja kerap terlihat berkumpul hingga dini hari. Pada Sabtu malam sekitar pukul 01.00 WIB, sekelompok anak muda tampak bertengkar di sekitar Tol Siantan dan diduga kuat hendak melakukan aksi tawuran. Warga berharap kepolisian dan Satpol PP tidak menunggu hingga peristiwa berdarah atau tindak kriminal terjadi baru mendatangi lokasi.
"Tolong aparat segera ambil tindakan. Jangan sampai sudah timbul korban atau terjadi kecelakaan baru turun ke lokasi. Mereka sering berkumpul di Tol Siantan ini," ujar salah seorang warga yang resah dengan situasi tersebut.
Selain ancaman tawuran remaja, keberadaan anak-anak yang berjualan masker pada malam hari juga menjadi perhatian serius. Anak-anak tersebut dilaporkan sering mengejar sepeda motor yang sedang melintas untuk menawarkan dagangannya. Aksi melintas di tengah jalan saat lalu lintas malam hari ini sangat berisiko memicu kecelakaan lalu lintas.
"Kami sebagai pengendara takut. Kalau ada kendaraan melaju kencang dan terjadi tabrakan, siapa yang mau bertanggung jawab? Tolong anak-anak itu juga ditertibkan dan diberi pembinaan," lanjutnya.
Masyarakat mendesak adanya razia rutin dan patroli berkala di sepanjang rute Tol Siantan hingga Jalan Sultan Hamid 2. Penertiban ini diharapkan tidak hanya menyasar kerumunan remaja yang berpotensi memicu tawuran, tetapi juga memfungsikan dinas sosial serta pihak berwenang untuk menanggulangi keberadaan anak-anak yang beraktivitas hingga larut malam di jalan raya demi keselamatan bersama.
Editor : Tim Redaksi | Sumber : Tim | Penulis : Edi Samad



Tidak ada komentar:
Posting Komentar