TerasIndonesiaNews.com — Ketapang, Kalimantan Barat | Jum'at, 09 Oktober 2026
Memasuki minggu kelima pelaksanaan lanjutan pembangunan gedung ruang bersalin RSUD dr. Agoesdjam Ketapang, manajemen kembali melakukan peninjauan langsung terhadap perkembangan pekerjaan di lapangan.
Peninjauan dilakukan pada sore hari, saat para pekerja mulai berkemas untuk mengakhiri aktivitas pekerjaan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai perencanaan, spesifikasi teknis, dan jadwal yang telah ditetapkan.
Sebelum turun ke lapangan, manajemen terlebih dahulu menggelar rapat evaluasi bersama tenaga ahli, konsultan perencana, konsultan pengawas, tim teknis, serta pihak yang melakukan pendampingan dari Inspektorat. Evaluasi tersebut membahas progres pekerjaan, tahapan yang telah dilaksanakan maupun yang akan dikerjakan, serta kesesuaiannya dengan time schedule, spesifikasi teknis, dan gambar perencanaan.
Manajemen mengakui bahwa pengawasan pembangunan membutuhkan dukungan tenaga profesional yang memahami aspek teknis konstruksi. Oleh karena itu, proses evaluasi dan pengendalian pekerjaan dilakukan dengan melibatkan empat tenaga ahli, konsultan perencana, serta konsultan pengawas agar setiap tahapan dapat dinilai secara objektif dan profesional.
Kepatuhan administrasi merupakan langkah awal yang penting dalam pelaksanaan pembangunan. Namun, hal tersebut harus diikuti dengan kesesuaian hasil pekerjaan di lapangan. Karena itu, setiap tahapan terus dievaluasi dengan mencocokkan dokumen administrasi, perencanaan, jadwal pelaksanaan, spesifikasi teknis, serta kondisi pekerjaan yang sebenarnya.
Berdasarkan hasil evaluasi hingga minggu kelima, pekerjaan dilaporkan berjalan sesuai tahapan yang direncanakan, dengan deviasi positif berdasarkan penilaian konsultan dan tim teknis. Meski demikian, manajemen menegaskan bahwa pengawasan akan terus dilakukan untuk menjaga kualitas pekerjaan dan memastikan pelaksanaan tetap sesuai ketentuan hingga pembangunan selesai.
Bagi manajemen RSUD dr. Agoesdjam Ketapang, keterbukaan bukan sekadar menyampaikan hasil akhir, melainkan juga menunjukkan proses pelaksanaan pembangunan kepada publik. Pembangunan fasilitas kesehatan ini merupakan amanah yang harus dijalankan secara tertib, transparan, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Diharapkan, seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan lancar hingga gedung ruang bersalin tersebut selesai dan dapat dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya bagi ibu dan bayi di RSUD dr. Agoesdjam Ketapang.
Bekerja dengan tertib, mengawasi dengan cermat, dan menjaga amanah bersama.
Editor : Tim Redaksi | Narasumber : Manajemen RSUD dr. Agoesdjam Ketapang | Penulis : Suhelmi



Tidak ada komentar:
Posting Komentar