TerasIndonesiaNews.com – Ketapang, Kalimantan Barat | Senin, 05 Oktober 2026
Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Masjid As-Salam, Kelurahan Tuan-Tuan, Kecamatan Benua Kayong, resmi dibuka. Pembukaan kegiatan ditandai dengan sambutan Bupati Ketapang yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Ketapang, Heriandi.
Festival yang dipusatkan di halaman Masjid As-Salam tersebut berlangsung khidmat sekaligus meriah. Kegiatan dihadiri unsur pemerintah daerah, jajaran kepolisian, pengurus masjid, para habaib dan alim ulama, tokoh masyarakat, panitia, peserta festival, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Heriandi menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW.
Menurutnya, Maulid menjadi momentum untuk meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Ia berharap Festival Maulid Masjid As-Salam dapat menjadi wadah positif, edukatif, serta memiliki nilai keagamaan yang kuat, terutama dalam membentuk karakter generasi muda.
“Kegiatan keagamaan seperti ini memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda yang religius, meningkatkan semangat beribadah, serta memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
Sementara itu, Ketua Panitia Festival Maulid Masjid As-Salam, Sy. Taufiqurrahman Al Bahasyim, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, bantuan, tenaga, pikiran, serta berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan, gotong royong, solidaritas, dan kepedulian sosial.
Hadirkan Beragam Lomba Keagamaan dan Seni Islami
Festival Maulid Masjid As-Salam turut diramaikan dengan berbagai cabang perlombaan keagamaan dan seni Islami.
Sejumlah perlombaan yang digelar di antaranya hadrah, busana muslim, azan, dan tahfiz Al-Qur’an.
Khusus lomba hadrah, peserta berasal dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kecamatan Benua Kayong, dan Kecamatan Jelai Hulu. Perlombaan hadrah dibuka untuk kategori usia umum, sementara sejumlah cabang lainnya diperuntukkan bagi peserta anak-anak.
Melalui festival tersebut, panitia berharap kegiatan tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan, meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta menghadirkan keberkahan bagi keluarga besar Masjid As-Salam dan masyarakat.
Editor : Tim Redaksi | Narasumber : Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Ketapang, Heriandi; Ketua Panitia Sy. Taufiqurrahman Al Bahasyim | Penulis : Suhelmi



Tidak ada komentar:
Posting Komentar