TerasIndonesiaNews.com — Ketapang, Kalimantan Barat | Rabu, 07 Oktober 2026
Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Ketapang akan menggelar istiadat musyawarah pemilihan Ketua MABM masa khidmat 2026–2030 pada 8 November 2026 mendatang.
Ketua DPD Barisan Pemuda Melayu, Heri Iskandar (Otong), mendorong agar musyawarah tersebut menjadi momentum regenerasi dan menghadirkan figur baru yang lebih adaptif serta mampu merawat dan melestarikan adat budaya Melayu.
"Sudah saatnya MABM Ketapang diurus wajah baru yang berkomitmen menjaga adat istiadat budaya Melayu dan menuntaskan PR yang belum diselesaikan pengurus sebelumnya," kata Heri, Selasa malam (6/10/2026).
Ia menilai kepengurusan sebelumnya belum optimal dan MABM terkesan eksklusif, bergaya feodal serta kurang dekat dengan masyarakat Melayu di lapisan bawah.
"Sudah saatnya estafet MABM berganti dengan nuansa baru, lebih segar, adaptif, mau merangkul, mengakar, dan diterima masyarakat Melayu secara luas," tegasnya.
Heri berharap kepengurusan baru mampu menyelesaikan berbagai persoalan yang belum tuntas, termasuk pembangunan Rumah Melayu, sekaligus lebih peka terhadap persoalan moral dan sosial masyarakat.
Menurutnya, MABM harus menjadi rumah besar masyarakat Melayu, wadah pemersatu dengan seluruh suku di Kabupaten Ketapang, serta berperan menjaga kerukunan dan kedamaian.
"Merawat adat istiadat Melayu harus dilakukan bersama-sama. MABM harus menjadi wadah moral dan sosial masyarakat Ketapang," tandasnya.
Editor : Tim Redaksi | Narasumber : Heri Iskandar (Otong), Ketua DPD Barisan Pemuda Melayu | Penulis : Suhelmi



Tidak ada komentar:
Posting Komentar