TerasIndonesiaNews.com – Mempawah, Kalimantan Barat | Sabtu, 09 Mei 2026
Informasi yang sempat beredar luas di tengah masyarakat terkait dugaan penghentian atau tidak dilanjutkannya pembangunan ruas jalan di Kabupaten Mempawah dipastikan tidak benar alias hoax. Klarifikasi tersebut terungkap setelah salah satu awak media secara langsung mempertanyakan kabar tersebut kepada juru bicara KPK, Budi Prasetyo.
Dalam keterangannya, Budi Prasetyo menegaskan bahwa informasi yang menyebut proyek pembangunan ruas jalan Kabupaten Mempawah dihentikan adalah tidak benar. Ia menyatakan bahwa proses terkait pembangunan tersebut masih berjalan sebagaimana mestinya.
“Berita tersebut tidak benar, dan saat ini masih berproses,” tegas Budi Prasetyo saat dikonfirmasi awak media.
Menanggapi berkembangnya isu tersebut, pihak LIRA Kalbar juga memberikan pandangannya. Menurut LIRA Kalbar, persoalan yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur dan penggunaan anggaran negara harus ditangani secara profesional dan proporsional demi terciptanya rasa keadilan di tengah masyarakat.
“Kasus ini menyangkut uang negara dan uang rakyat. Oleh sebab itu, kami berharap KPK benar-benar proporsional dalam menangani persoalan ini demi keadilan,” ujar perwakilan LIRA Kalbar.
LIRA Kalbar juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Menurut mereka, penyebaran berita yang belum terverifikasi dapat menimbulkan opini liar serta keresahan di tengah masyarakat.
Selain itu, berbagai pihak menilai bahwa penyebaran berita hoax tidak sejalan dengan prinsip-prinsip jurnalistik yang mengedepankan akurasi, keberimbangan, dan fakta. Setiap informasi yang dipublikasikan seharusnya melalui proses verifikasi agar tidak menyesatkan publik.
Pembangunan ruas jalan Kabupaten Mempawah sendiri merupakan salah satu proyek yang dinilai penting untuk menunjang konektivitas dan aktivitas masyarakat. Karena itu, masyarakat diminta tetap menunggu informasi resmi dari pihak berwenang dan tidak terpancing isu-isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Dengan adanya klarifikasi langsung dari jubir KPK dan tanggapan dari LIRA Kalbar, diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dalam menyaring informasi serta bersama-sama menjaga kondusivitas dan kepercayaan publik terhadap proses hukum maupun pembangunan daerah.
Editor : Tim Redaksi | Sumber : Tim | Penulis : Ical



Tidak ada komentar:
Posting Komentar