• Jelajahi

    Copyright © Teras Indonesia News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    GNTV INDONESIA

    Iklan

    Logo

    Warga Jakarta Timur Keluhkan Parkir Liar, Soroti Dugaan Manipulasi Laporan Melalui AI

    Teras Indonesia News
    Dibaca: ...
    Last Updated 2026-04-07T05:24:39Z

    TerasIndonesiaNews.com – Jakarta | Selasa, 07 April 2026

    Keluhan masyarakat terkait maraknya parkir liar di wilayah Jakarta Timur kembali mencuat. Warga menilai hingga saat ini belum ada solusi konkret meskipun pengaduan telah berulang kali disampaikan melalui berbagai kanal resmi, termasuk aplikasi JAKI (Jakarta Kini).


    Sejumlah warga mengaku telah aktif melaporkan kondisi parkir liar yang mengganggu ketertiban dan akses jalan. Sistem pelaporan yang terintegrasi tersebut seharusnya memungkinkan respons cepat dari OPD maupun BUMD terkait, serta diverifikasi oleh biro pemerintah. Namun, fakta di lapangan dinilai tidak sejalan dengan laporan tindak lanjut yang diterima masyarakat.


    “Kami sudah berulang kali melapor, tetapi kondisi di lapangan tetap sama. Yang kami terima justru jawaban seolah-olah masalah sudah selesai,” ungkap salah satu warga.


    Yang menjadi sorotan, terdapat dugaan bahwa respons terhadap laporan masyarakat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang dinilai memanipulasi kondisi sebenarnya. Dalam beberapa kasus, laporan disebut telah ditindaklanjuti dan diselesaikan, padahal parkir liar masih berlangsung.


    Hal ini menimbulkan kekecewaan mendalam di tengah masyarakat. Warga menilai penggunaan AI dalam konteks tersebut tidak hanya tidak tepat, tetapi juga mencederai kepercayaan publik terhadap sistem pelayanan pemerintah.


    “Ini bukan sekadar kesalahan teknis. Ini bisa dianggap sebagai bentuk pengabaian bahkan pengkhianatan terhadap masyarakat yang berharap solusi nyata,” tegas warga lainnya.


    Lebih lanjut, beredar informasi bahwa terdapat surat edaran dari Sekretariat Daerah yang melarang penggunaan AI dalam penyampaian bukti tindak lanjut pengaduan masyarakat. Jika dugaan ini benar, maka praktik tersebut dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap aturan yang berlaku.


    Masyarakat Jakarta Timur berharap pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem penanganan pengaduan, serta memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tindak lanjut laporan.


    Warga juga menegaskan bahwa teknologi seperti AI seharusnya menjadi alat bantu untuk mempercepat solusi, bukan justru menjadi sarana manipulasi informasi.


    Editor : Tim Redaksi | Sumber: Masyarakat | Penulis: Muchlasin

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini